602 Ribu Warga Jakarta Terlibat Judi Online, Reaksi Rano Karno Mengejutkan
Daftar isi:
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan kekhawatirannya mengenai dampak sosial dari judi online yang semakin marak di masyarakat. Laporan dari PPATK menunjukkan bahwa sekitar 602 ribu warga Jakarta terlibat dalam kegiatan judi online dengan total transaksi mencapai Rp 3,12 triliun.
Angka tersebut menunjukkan masalah serius yang perlu ditangani secara kolektif. Menurut Rano, pengaruh dari digitalisasi telah menyebabkan fenomena ini sulit dibendung, sehingga memerlukan kesadaran dan upaya preventif dari seluruh lapisan masyarakat.
Penjelasan Tentang Dampak Digitalisasi Terhadap Judi Online
Rano Karno menjelaskan bahwa judi online merupakan akibat dari culture shock digital yang dialami masyarakat. Fenomena ini tidak bisa dipisahkan dari perkembangan teknologi yang semakin pesat dan tanpa batas, membuat perjudian online semakin mudah diakses.
Lebih lanjut, Rano menekankan bahwa dampak dari judi online tidak hanya dirasakan oleh individu pelakunya. Kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan bisa terancam apabila praktik ini tidak segera diatasi dengan cara yang tepat.
Dengan berkaca pada situasi ini, Rano mengajak semua pihak untuk menyadari betapa merugikannya judi online. Kesadaran ini diharapkan akan membantu mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh perjudian di dunia maya
Strategi DKI Jakarta dalam Menghadapi Judian Online
Rano menjelaskan bahwa upaya pencegahan oleh Pemprov DKI Jakarta akan dilakukan secara masif dan melibatkan berbagai pihak. Kerjasama antar sektor diperlukan agar hasilnya lebih optimal dan mampu menekan jumlah pelaku judi online.
Salah satu temuan terkini menunjukkan bahwa sekitar lima ribu pelaku judi online adalah penerima bantuan sosial. Hal ini perlu dicermati, terutama karena banyak dari mereka menggunakan kartu ATM yang sebenarnya diperuntukkan bagi anak-anak.
Sejak saat ini, Rano giat mengampanyekan pentingnya edukasi mengenai bahaya judi online. Ia berharap, kegiatan seperti pameran yang dilakukan oleh Kejaksaan bisa meluas dan menjangkau berbagai kalangan masyarakat.
Pentingnya Edukasi Sebagai Solusi Jangka Panjang
Pendidikan masyarakat menjadi langkah utama dalam mengurangi jumlah pelaku judi online. Rano menekankan bahwa pengetahuan akan dampak negatif judi online harus disebarluaskan secara lebih intensif.
Event-event edukatif yang diadakan di tempat umum seperti Lapangan Banteng adalah salah satu contoh baik dari usaha ini. Melalui forum-forum tersebut, masyarakat bisa lebih memahami risiko dan konsekuensi yang mengintai dari perjudian.
Rano menyoroti bahwa penyuluhan yang dilakukan harus menjadi bagian dari agenda rutin. Dengan demikian, masyarakat akan semakin waspada dan tidak terjerumus ke dalam praktik judi online yang merugikan.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







