Bootcamp MasterChef Indonesia Musim 13 Dimulai, Kontestan Panik Hadapi Tantangan Sederhana!
Daftar isi:
loading…
Bootcamp MasterChef Indonesia Season 13 dimulai. Foto/MNC Media
Pada babak Bootcamp kali ini akan dibagi menjadi dua babak. Babak pertama adalah basic skill memasak, sedangkan di babak kedua adalah babak kontestan memasak.
Untuk tahap pertama yang ingin juri lihat adalah siapa yang benar-benar punya basic skill atau dasar kuat di dapur. Dari bahan sederhana, tapi bisa menguji banyak hal, seperti dari teknik, suhu, waktu, & skill.
Beberapa kontestan berpikir, basic skill hanya sekedar memotong bahan masakan. Namun kali ini, basic skill yang akan dinilai oleh para juri adalah kemampuan para kontestan dalam mengolah telur.
Terdapat 3 teknik mengolah telur yang akan dinilai, yaitu membuat sunny side up, scramble egg, dan poached egg. Bahan dan teknik sederhana di tantangan kali ini, ternyata banyak membuat kontestan panik. Walaupun terlihat mudah, namun tidak semudah yang mereka bayangkan.
Kompetisi ini tidak hanya menguji kekuatan fisik tetapi juga mental para peserta. Dapat dikatakan bahwa di sinilah kemampuan asli mereka akan diuji. Dari 31 kontestan yang terpilih, hanya mereka yang mampu menunjukkan keterampilan memasak yang baik yang akan bertahan.
Babak Bootcamp ini tidak hanya tentang memasak, tetapi juga tentang belajar dari kesalahan. Para juri berfungsi sebagai mentor, memberikan masukan dan kritik yang membangun untuk meningkatkan kemampuan setiap kontestan. Dalam proses tersebut, para kontestan diharapkan dapat menggali potensi mereka lebih dalam.
Pada tahap ini, semua kontestan diberikan kesempatan untuk menunjukkan keahlian mereka dalam tugas yang ditentukan. Namun, tekanan untuk tampil baik di depan para juri membuat suasana menjadi tegang. Kontestan harus beradaptasi dengan cepat dan tanggap terhadap situasi yang ada.
Proses Seleksi Kontestan: Dari Audisi ke Bootcamp
Dari seleksi ketat di babak audisi, hanya 31 kontestan yang berhasil melanjutkan ke tahap berikutnya. Keputusan para juri tidak hanya berdasar pada kemampuan memasak tetapi juga kepribadian dan semangat yang ditunjukkan selama audisi. Ini adalah langkah awal menuju kesuksesan bagi kontestan.
Selama proses audisi, berbagai tantangan disiapkan untuk mengukur keterampilan dan keunikan masing-masing. Para peserta harus mampu menunjukkan kreativitas mereka melalui hidangan yang mereka buat. Dari hidangan tradisional hingga modern, semuanya diuji untuk memastikan hanya yang terbaik yang dapat bertahan.
Dari audisi, para kontestan mendapatkan pengalaman berharga yang membekali mereka sebelum masuk ke Bootcamp. Mereka belajar bagaimana mengatasi tekanan dan beradaptasi dengan umpan balik dari juri. Keahlian memasak yang baik saja tidak cukup; mental yang kuat juga diperlukan untuk bersaing dalam ajang bergengsi seperti ini.
Tantangan Pertama: Mengolah Telur dengan Berbagai Teknik
Pada tahap awal Bootcamp, para kontestan diminta untuk mengolah telur dengan teknik yang berbeda. Tantangan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi sangat menuntut keterampilan dan fokus. Ketiga teknik yang harus dikuasai adalah sunny side up, scrambled eggs, dan poached eggs.
Memasak telur sunny side up memerlukan ketelitian dalam pengaturan suhu agar kuning telur tetap utuh. Sebagian kontestan tampak berjuang untuk mencapai hasil yang diinginkan. Sementara itu, untuk scrambled eggs, kontestan harus bisa menciptakan tekstur yang lembut dan creamy.
Sementara itu, poached eggs dikenal sebagai salah satu teknik yang paling menantang. Konsistensi dan ketepatan waktu sangat penting untuk mencapai hasil akhir yang sempurna. Tidak sedikit kontestan yang merasa frustasi ketika hasil masakan mereka tidak sesuai ekspektasi.
Reaksi Kontestan Terhadap Tantangan yang Diberikan
Setiap tantangan yang diberikan memiliki dampak yang signifikan terhadap psikologis para kontestan. Banyak dari mereka mengakui bahwa tekanan untuk tampil baik membuat mereka merasa cemas. Walau mereka sudah berlatih, situasi di depan juri tetap berbeda.
Kontestan yang berhasil tetap fokus dan tenang adalah mereka yang mampu menjalani proses ini dengan baik. Beberapa dari mereka bahkan menemukan cara untuk tetap bersenang-senang meskipun dalam situasi yang penuh tekanan. Ini menunjukkan bahwa keberhasilan tidak hanya datang dari keterampilan tetapi juga dari sikap yang positif.
Tantangan ini memunculkan dinamika baru antara kontestan. Mereka saling mendukung dan berbagi tips agar dapat melewati setiap tantangan dengan sukses. Kerjasama seperti ini menciptakan ikatan kuat diantara mereka, menjadikan pengalaman ini lebih berharga.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








