Hari Anak Sedunia Inspirasi Keluarga dengan 14 Anak
Daftar isi:
Keluarga Cheriatna dan Farida Ningsih merupakan contoh inspiratif dalam peringatan Hari Anak Sedunia 2025. Melalui dedikasi dan perjuangan yang tak kenal lelah, mereka bertekad untuk mengembangkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
Sejak awal pernikahan, pasangan ini menghadapi banyak rintangan. Mereka berkomitmen untuk tidak membiarkan kesulitan menghalangi misi mereka dalam mendidik anak-anak dengan cara yang unik dan bermakna.
Melalui keinginan yang tulus, Cheriatna dan Farida mengambil langkah-langkah berani untuk membentuk kehidupan pendidikan yang berbeda dari biasanya. Misi mereka berfokus pada pengembangan karakter anak dengan menghindari rutinitas konvensional serta memperkenalkan cara belajar yang lebih alami dan menyenangkan.
Membangun Generasi Pemimpin Melalui Pendidikan Alternatif
Pendidikan formal seringkali tidak mencukupi kebutuhan anak-anak. Cheriatna dan Farida memilih untuk menerapkan pendidikan nonformal yang lebih relevan dengan kemampuan dan minat anak-anak mereka. Mereka percaya bahwa anak-anak butuh ruang untuk eksplorasi dan kreativitas.
Dalam perjalanan melahirkan pendidikan ini, mereka juga memutuskan untuk tidak memasang televisi di rumah. Langkah ini bukan tanpa alasan; mereka ingin anak-anak fokus pada interaksi yang lebih langsung dan kegiatan produktif. Tanpa distraksi, anak-anak dapat belajar dengan cara mereka sendiri.
Pendidikan yang diterapkan mencakup pengembangan keterampilan bisnis sejak dini. Cheriatna dan Farida percaya bahwa anak-anak yang memahami dunia usaha akan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.
Kisah Cinta dan Perjuangan Dalam Keluarga Cheriatna
Di balik keberhasilan mereka, terdapat kisah penuh liku dan emosi. Ketika Cheriatna menikah, kehidupan mereka tidaklah mudah. Mereka harus berjuang dari nol, merintis berbagai bisnis dari jualan bunga hingga jasa digital marketing. Perjuangan ini tidak terasa mudah, tetapi motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak selalu menjadi pendorong.
Sebanyak 14 kali Farida mengalami kehamilan, namun tidak semua berakhir bahagia. Beberapa buah hati mereka telah berpulang, meninggalkan bekas yang mendalam. Namun, setiap kehadiran anak bagi mereka adalah anugerah yang harus disyukuri.
Farida pernah merasa tertekan dengan banyaknya anak yang harus diurus. Namun, ia belajar untuk menyeimbangkan antara pendidikan dan cinta yang diberikan kepada anak-anaknya. Meski ada momen sulit, ia selalu berusaha untuk tidak kehilangan semangat.
Pendidikan Mandiri dan Spirit Kewirausahaan
Seluruh anak dalam keluarga Cheriatna dibekali dengan spirit kewirausahaan. Mereka diajarkan untuk bertanggung jawab dan mandiri dalam menjalani peran mereka masing-masing. Melalui pendidikan dan pengalaman langsung, anak-anak ini belajar untuk menjadi suatu kesatuan yang kokoh dalam bisnis keluarga.
Anak-anak terlibat dalam berbagai aspek operasional Cheria Holiday, agen wisata halal yang telah mereka dirikan. Mereka belajar mengenai pengelolaan bisnis, mengembangkan produk, dan berinteraksi dengan konsumen. Kebersamaan ini memperkuat ikatan keluarga serta menciptakan suasana kerja yang harmonis.
Melalui pembelajaran yang diterapkan, Cheriatna dan Farida memastikan bahwa anak-anak mereka siap menjadi pemimpin di masa depan. Pembelajaran tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga nilai-nilai moral dan etika yang kuat.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now







