Menang Gugatan, Pangeran Harry Kembali Dapat Pengawalan Polisi di Inggris
Daftar isi:
loading…
Pangeran Harry. Foto/People
Pada Mei tahun lalu, Duke of Sussex kalah dalam kasus pengadilan melawan komite eksekutif kerajaan dan VIP (Ravec) atas keputusan mereka untuk mencabut haknya atas perlindungan polisi yang didanai oleh pajak setelah ia meninggalkan perannya sebagai anggota keluarga kerajaan.
Namun, pria berusia 41 tahun itu menulis surat kepada Menteri Dalam Negeri Shabana Mahmood pada bulan September setelah seorang penguntit, yang sebelumnya telah membuat ancaman daring, berhasil mendekati sang duke hingga jarak yang sangat dekat selama kunjungannya baru-baru ini ke London.
Baca Juga : Gelombang Pengunduran Diri Staf Berlanjut, Harry dan Meghan Kini Kehilangan Direktur Amal
Akibatnya, Ravec, yang diawasi oleh Kementerian Dalam Negeri, meluncurkan penilaian risiko baru dan dikatakan telah menetapkan bahwa putra bungsu Raja memenuhi ambang batas untuk perlindungan resmi.
Menurut Mail on Sunday, sebuah sumber yang dekat dengan keluarga Sussex mengatakan: “Sekarang ini hanya formalitas. Sumber-sumber di Kementerian Dalam Negeri telah mengindikasikan bahwa pengamanan untuk Harry sekarang sudah pasti.”
Pangeran Harry, yang menghabiskan sebagian besar hidupnya dalam sorotan publik, kini kembali menjadi pusat perhatian setelah memenangkan hak atas perlindungan keamanan bersenjata. Kemenangan ini terjadi dalam konteks ketidakpastian dan kecemasan yang melingkupi keselamatannya dan keluarganya, terutama setelah insiden mendebarkan yang melibatkan penguntit.
Kesehatan mental dan keamanan pribadi menjadi isu penting bagi Pangeran Harry, terutama setelah ia dan Meghan Markle mengundurkan diri dari tugas kerajaan. Perlindungan polisi bersenjata dianggap sebagai langkah krusial untuk memastikan kedamaian dan keamanan keluarganya saat berada di Inggris.
Proses Hukum dan Keputusan Kontroversial Mengenai Perlindungan Keamanan
Pangeran Harry awalnya kehilangan hak akses atas pengawalan polisi resmi ketika ia memilih untuk meninggalkan tanggung jawab kerajaan. Keputusan tersebut dikeluarkan oleh komite eksekutif kerajaan yang bertanggung jawab atas pengamanan para VIP. Ketika keputusan ini diumumkan, banyak yang mempertanyakan keadilan dan kebijakan di baliknya, mengingat situasi berisiko yang dihadapi Pangeran Harry.
Dalam upayanya untuk mendapatkan kembali perlindungan yang dirasa sangat penting, Harry melalui proses hukum yang panjang. Banyak pihak mengkritik keputusan Ravec dan mendesak perlunya mempertimbangkan kembali kebijakan yang ada terkait keamanan individu yang telah lama berada dalam situasi berisiko.
Pengacara Pangeran Harry menekankan bahwa perlindungan yang layak diperlukan demi menjaga keselamatan dan kesehatan mentalnya. Dalam tuntutannya, Harry menunjukkan bagaimana ancaman langsung mengganggu kesejahteraan keluarganya dan kebutuhan mendesak akan keamanan yang ketat.
Ancaman dan Insiden yang Memicu Pengajuan Ulang Permohonan
Di tengah serangkaian kejadian yang membuatnya tidak nyaman, salah satu insiden paling mencolok adalah ketika seorang penguntit berhasil mendekat selama kunjungan Pangeran Harry ke London. Ancaman ini mengarah pada pengiriman surat resmi kepada Menteri Dalam Negeri untuk memperjuangkan kembali hak atas pengawalan polisi. Insiden ini semakin memperkuat argumen Pangeran Harry tentang perlunya perlindungan yang lebih baik.
Pihak keamanan menjadi semakin khawatir dengan meningkatnya insiden yang melibatkan paparazzi dan penguntit. Dalam konteks ini, argumen Pangeran Harry semakin kuat bahwa situasi yang dialaminya memerlukan perhatian serius dari pihak otoritas terkait.
Kementerian Dalam Negeri akhirnya meluncurkan penilaian risiko menyeluruh setelah menerima informasi mengenai insiden tersebut. Penilaian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kebutuhan Harry dan keluarganya akan perlindungan yang sesuai.
Respon Kementerian Dalam Negeri dan Penetapan Kembali Perlindungan
Setelah penilaian risiko dilakukan, hasilnya menunjukkan bahwa Pangeran Harry memenuhi syarat untuk mendapatkan perlindungan yang lebih baik. Ini merupakan berita baik bagi Harry, keluarga, dan para pendukungnya. Mereka merasa bahwa eksposur yang terlalu besar dapat membahayakan keselamatan individu yang sudah mulai menjalani hidup terpisah dari status kerajaan.
Sumber dari Kementerian Dalam Negeri menegaskan bahwa keputusan ini merupakan langkah yang tepat untuk melindungi individu berprofil tinggi. Perlindungan kepolisian bersenjata saat berada di Inggris diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi keluarga Sussex saat mereka berkunjung.
Momen ini juga mencerminkan perubahan dalam pandangan publik tentang perlunya perlindungan yang lebih baik bagi mereka yang pernah berada dalam sorotan publik yang ekstrem. Debat tentang hak-hak individu, terutama dalam hal keamanan dan privasi, semakin mengemuka di masyarakat.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now









