Roblox Terapkan Verifikasi Usia untuk Mengakses Fitur Obrolan
Daftar isi:
loading…
Game Roblox. FOTO/ The Verge
Roblox, salah satu platform game online terbesar di dunia, kini mengambil langkah signifikan untuk meningkatkan keamanan penggunanya. Mereka mewajibkan verifikasi usia melalui pemindaian swafoto sebelum pengguna dapat mengakses fitur Obrolan teks dan suara yang ada dalam game.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa interaksi di dalam permainan berlangsung dengan aman dan sesuai dengan usia yang telah ditentukan. Dengan sistem ini, pengguna diharuskan untuk membuktikan bahwa mereka berusia 13 tahun atau lebih, menjadikan platform ini lebih baik dalam menangani isu perlindungan anak.
Pengguna di Roblox akan dikelompokkan berdasarkan usia mereka, yang mengatur siapa saja yang dapat berinteraksi satu sama lain. Dengan cara ini, pengguna hanya dapat berkomunikasi dengan individu dalam kelompok usia yang serupa, mengurangi risiko interaksi yang tidak pantas.
Mengapa Verifikasi Usia Sangat Penting Dalam Game Online
Verifikasi usia menjadi krusial di dunia game online yang semakin berkembang, terutama bagi platform yang menarik banyak anak-anak dan remaja. Dalam lingkungan digital yang luas, perlindungan terhadap pengguna muda menjadi prioritas utama bagi banyak penyedia layanan.
Dengan adanya fitur obrolan, risiko pengaruh buruk meningkat, seperti perundungan dan percakapan yang tidak pantas. Oleh karena itu, langkah-langkah ketat ini diharapkan dapat menghadirkan pengalaman bermain yang lebih aman dan positif.
Pengguna yang berusia di bawah 13 tahun sering kali lebih rentan terhadap pengaruh luar yang negatif. Dengan sistem verifikasi ini, Roblox berupaya untuk menjaga integritas serta pengalaman bermain yang lebih baik untuk semua pihak.
Kebijakan Ini Diterapkan Secara Global
Awalnya, kebijakan verifikasi usia ini dikenakan di beberapa negara seperti Australia, Selandia Baru, dan Belanda sejak bulan Desember lalu. Namun, kini aturan tersebut telah diperluas untuk mencakup semua pengguna di seluruh dunia, menandakan komitmen Roblox terhadap keamanan global.
Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada pasar lokal, tetapi juga peduli terhadap pengguna di seluruh dunia. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi platform lain dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman.
Expansion kebijakan ini bertujuan untuk menjamin bahwa semua interaksi, tak peduli di mana pengguna berada, tetap aman dan sesuai dengan batasan usia yang telah ditentukan. Dengan cara ini, Roblox tetap mengedepankan keselamatan di dalam komunitasnya.
Respon Pengguna Terhadap Kebijakan Baru Ini
Respons dari pengguna terhadap kebijakan baru ini bervariasi, ada yang mendukung langkah tersebut sebagai bentuk perlindungan ekstra. Namun, ada juga yang merasa bahwa proses verifikasi terlalu rumit atau invasif bagi pengguna muda.
Beberapa orang tua menyambut baik inisiatif ini, karena mereka melihatnya sebagai langkah positif dalam menjaga anak-anak mereka saat bermain game. Di sisi lain, kritik muncul terkait privasi pengguna dalam melakukan pemindaian swafoto.
Roblox berjanji akan melindungi data pengguna dan hanya menggunakan informasi yang diperlukan untuk memverifikasi usia. Meskipun demikian, transparansi dalam penggunaan data tetap menjadi hal penting yang harus dijelaskan kepada masyarakat.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








